• Latest
  • Trending
DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029 dalam Diskusi Publik Bawaslu Sabang

DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029 dalam Diskusi Publik Bawaslu Sabang

12 September 2025
Bahas Krisis Lingkungan, Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tekankan Fikih Ekologi di SLA VII WALHI Aceh

Bahas Krisis Lingkungan, Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tekankan Fikih Ekologi di SLA VII WALHI Aceh

13 September 2025
Turnamen Sepakbola Usia Dini SSB PSKS Cup II Resmi Ditutup

Turnamen Sepakbola Usia Dini SSB PSKS Cup II Resmi Ditutup

26 Desember 2024
Masyarakat Lawa Batu Gelar Haul Perdana Abucik Tgk Mulia Nata

Masyarakat Lawa Batu Gelar Haul Perdana Abucik Tgk Mulia Nata

27 Desember 2024
Peringati HUT ke-2, SSB PSKS Reborn gelar Turnamen Anak Usia Dini

Peringati HUT ke-2, SSB PSKS Reborn gelar Turnamen Anak Usia Dini

25 Desember 2024

Largest Daily Percent Gain for Stock Market since March 2009

14 Desember 2024

Electrical Market Share will Exceed US$ 11 Billion by 2024

13 Desember 2024

Aladdin Live Action Will Break The Global Box Office Record In 2019

12 Desember 2024

Electrical House Market 2018 Global Analysis, Opportunities And Forecast To 2025

11 Desember 2024

Saudi Arabia Pumps Up Stock Market After Bad News, Including Khashoggi Murder

10 Desember 2024

Amazon Reprises ‘Digital Day’ Deals on Content and Devices

9 Desember 2024

Europe: Shares Drop as Retailers Fall After Asos Cuts

8 Desember 2024

Bangkok Project Boosts Tourism In Top Retail Hub on 70% at 2018

7 Desember 2024
Siaran Aceh
Senin, 1 Desember 2025
Subscription
Advertise
  • Daerah
    • Nagan Raya
    • Aceh Barat
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Utama
  • Kesehatan
  • Politik
No Result
View All Result
Siaran Aceh
No Result
View All Result

DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029 dalam Diskusi Publik Bawaslu Sabang

by redaksi01
12 September 2025
in Banda Aceh, Kolom Kutaraja
0

Sabang – Aula Mata Ie Resort menjadi ruang dialektika pada Rabu, 11 September 2025, saat Bawaslu Kota Sabang menggelar diskusi publik tentang Putusan MK No. 135/PUU-XXII/2024 yang memisahkan pemilu nasional dan daerah mulai tahun 2029. Hadir dalam forum ini para pemangku kepentingan, termasuk akademisi, tenaga ahli DPR RI, anggota DPRK, serta mahasiswa dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STIS Al-Aziziyah Sabang.

Mahasiswa tampil bukan sekadar sebagai peserta, melainkan aktor kritis yang memberi warna pada diskusi. Ketua DEMA, Alvi Dahlia, menyoroti implikasi konstitusional pemisahan pemilu. Ia mempertanyakan dasar perpanjangan masa jabatan DPRD hingga 2,5 tahun tanpa melalui proses pemilu. “DPRD hadir sebagai wakil rakyat. Kalau masa jabatannya diperpanjang tanpa pemilihan, rakyat kehilangan hak untuk memilih wakilnya. Solusi seperti ini cenderung lebih menguntungkan elit daripada rakyat,” ungkapnya. Kritik ini tidak menolak perubahan, tetapi mengingatkan pentingnya konsistensi dengan UUD 1945 dan prinsip demokrasi.

YOU MAY ALSO LIKE

Usai dilantik, Pj Bupati Iskandar Ajak Masyarakat Nagan Raya Sukseskan Pilkada 2024

Pemerintah Target Aceh Menuju Smart City

Nada serupa disampaikan Wakil DEMA, Debi Fareza, yang menyoroti dimensi anggaran dan beban sosial. Ia menilai pemisahan pemilu berpotensi menggandakan biaya politik yang pada akhirnya ditanggung masyarakat. “Dua kali pemilu berarti dua kali biaya. Di tengah krisis fiskal, rakyatlah yang paling merasakan dampaknya. Perubahan sistem seharusnya menghadirkan efisiensi, bukan menambah beban,” ujarnya.

Para narasumber dari Komisi II DPR RI maupun DPRK Sabang menambahkan perspektif soal penguatan kelembagaan Bawaslu, tantangan regulasi transisi, dan risiko fragmentasi politik di daerah. Meski pemisahan pemilu dapat memperjelas isu lokal, potensi kekosongan jabatan legislatif dan disharmoni kebijakan tetap menjadi bayang-bayang yang perlu diantisipasi.

Kehadiran mahasiswa STIS Al-Aziziyah dalam forum ini menegaskan peran mereka sebagai pengawal demokrasi. Kritik yang disampaikan tidak hanya berupa penolakan, tetapi menawarkan alternatif: memperkuat jumlah dan kapasitas petugas pemilu, mengoptimalkan teknologi, serta memastikan setiap regulasi berpihak pada rakyat. Dengan demikian, suara mahasiswa menjadi pengingat bahwa demokrasi bukan sekadar prosedur lima tahunan, melainkan hak rakyat yang harus dijaga substansinya.

Tags: STIS Al-Aziziyah Sabang
SendShareTweet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Search

No Result
View All Result

Recent News

Bahas Krisis Lingkungan, Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tekankan Fikih Ekologi di SLA VII WALHI Aceh

Bahas Krisis Lingkungan, Ketua STIS Al-Aziziyah Sabang Tekankan Fikih Ekologi di SLA VII WALHI Aceh

13 September 2025
DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029 dalam Diskusi Publik Bawaslu Sabang

DEMA STIS Al-Aziziyah Soroti Risiko Pemisahan Pemilu 2029 dalam Diskusi Publik Bawaslu Sabang

12 September 2025
Turnamen Sepakbola Usia Dini SSB PSKS Cup II Resmi Ditutup

Turnamen Sepakbola Usia Dini SSB PSKS Cup II Resmi Ditutup

26 Desember 2024
Siaran Aceh

© 2025 www.siaranaceh.com

Menu Navigasi

  • About
  • advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Daerah
    • Nagan Raya
    • Aceh Barat
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Utama
  • Kesehatan
  • Politik

© 2025 www.siaranaceh.com